Mediaintelijen.id
Bekasi,12/07/2026
KABUPATEN BEKASI – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur mewarnai kegiatan Santunan 100 Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Majelis Nurul Yaqin Firdaus di Kampung Baru RT 02/RW 04, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan sosial dan keagamaan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak yatim dan piatu sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Acara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa bersama, sambutan, pemberian santunan, serta ditutup dengan doa untuk keberkahan seluruh pihak yang telah berpartisipasi.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, para ulama, tokoh agama, tokoh pemuda, para donatur, serta aparatur Pemerintah Desa Tanjungbaru yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Dalam sambutannya, Pimpinan Majelis Nurul Yaqin Firdaus, Ustadz Ajo, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan santunan yang dapat terus dilaksanakan berkat dukungan masyarakat dan para dermawan.
Beliau menyampaikan bahwa menyantuni anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan ibadah yang memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT. Menurutnya, anak-anak yatim adalah amanah yang harus dijaga, dibimbing, diberikan kasih sayang, pendidikan, dan perhatian agar kelak tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Ustadz Ajo juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat rasa persaudaraan, dan tidak pernah lelah membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Beliau berharap kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperbanyak amal kebajikan.
"Semoga setiap rezeki yang disisihkan oleh para donatur menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, diberikan keberkahan dalam usaha, kesehatan, umur yang bermanfaat, serta dilipatgandakan rezekinya oleh Allah SWT. Kepada anak-anak yatim dan piatu, kami berpesan agar tetap semangat belajar, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, rajin beribadah, serta tidak pernah kehilangan harapan dalam meraih cita-cita. Yakinlah bahwa Allah SWT selalu bersama hamba-hamba-Nya yang bersabar dan bertakwa," tutur beliau.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, masyarakat, tokoh masyarakat, aparatur Desa Tanjungbaru, para donatur, dan semua pihak yang telah bergotong royong sehingga kegiatan santunan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan.
Landasan Al-Qur'an tentang Menyantuni Anak Yatim
Islam memberikan perhatian yang sangat besar kepada anak yatim. Banyak ayat Al-Qur'an yang memerintahkan umat Islam untuk menjaga, menyayangi, dan membantu mereka.
1. Surah Al-Baqarah ayat 220
"...Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim. Katakanlah, 'Memperbaiki keadaan mereka adalah baik...'"
Ayat ini menjelaskan bahwa memperhatikan dan memperbaiki kehidupan anak yatim merupakan amal yang sangat dianjurkan dalam Islam.
2. Surah An-Nisa ayat 36
"Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin..."
Ayat ini menempatkan kewajiban berbuat baik kepada anak yatim sebagai bagian dari bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
3. Surah Ad-Dhuha ayat 9–11
"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardiknya. Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau menyatakannya (dengan bersyukur)."
Ayat ini mengajarkan agar umat Islam memperlakukan anak yatim dengan penuh kasih sayang, kelembutan, dan penghormatan.
Hadis tentang Keutamaan Menyantuni Anak Yatim
Rasulullah ï·º bersabda:
"Aku dan orang yang menanggung (memelihara) anak yatim di surga seperti ini." Lalu beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkan keduanya sedikit.
(HR. Al-Bukhari, No. 5304)
Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan bagi orang yang merawat, menyayangi, dan membantu anak yatim dengan ikhlas karena Allah SWT.
Melalui kegiatan Santunan 100 Yatim Piatu ini, Majelis Nurul Yaqin Firdaus berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kebersamaan antara ulama, pemerintah desa, tokoh masyarakat, para donatur, dan warga menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kasih sayang masih terpelihara dengan baik.
Semoga kegiatan ini menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT, membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, serta menjadi inspirasi untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama, khususnya anak-anak yatim dan piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Abie FU



Social Header