Mediaintelijen.id
Bekasi,2/06/2026
Bekasi, 2 Juni 2026 – Sebuah musibah na'as menimpa rombongan kesenian sisingaan dan odong-odong Alan Grup Dewa Terompet asal Ciwera Gambar Sari, Pagaden, Kabupaten Subang saat mengikuti arak-arakan khitanan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (2/6). Insiden tersengat listrik ini menewaskan tiga orang dan melukai empat lainnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat rombongan kembali melanjutkan perjalanan usai beristirahat setelah waktu Ashar. Ketika melintas di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, kendaraan odong-odong dan rombongan berhadapan dengan kabel listrik milik PT PLN (Persero) UP3 Cikarang yang melintang rendah di atas jalan.
Beberapa kru kemudian berinisiatif mengangkat kabel tersebut agar rombongan dapat melintas. Namun nahas, salah seorang kru diduga menyentuh kabel bertegangan listrik hingga tersengat. Arus listrik kemudian merambat ke sejumlah kru lain yang berada di dekatnya, menyebabkan kepanikan di lokasi kejadian.
Identitas dan Kondisi Korban
Dari total tujuh orang yang terkena sengatan listrik, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka dan dalam kondisi kritis. Dua di antara korban meninggal diketahui merupakan kakak beradik, dan salah satunya baru pertama kali mengikuti arak-arakan bersama rombongan tersebut.
Para korban merupakan anggota kelompok catrik, yakni kru yang bertugas menarik dan mengawal jalannya arak-arakan. Dalam acara tersebut, terdapat 11 sisingaan yang diarak oleh rombongan.
Kesaksian Warga dan Saksi Mata
Salah seorang kru rombongan, Enting (84), mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum musibah terjadi. Ia mengatakan bahwa kelompok kesenian tersebut telah berkali-kali tampil dalam berbagai hajatan tanpa pernah mengalami kejadian serupa.
"Eng gak ada firasat apa-apa. Soalnya ini bukan sekali dua kali ikut arak-arakan. Selama ini eng gak pernah ada masalah," ujar Enting saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), membenarkan kejadian tersebut. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban sebelum petugas datang ke lokasi.
Penanganan dan Investigasi
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi dan penyebab pasti insiden ini. Namun, kejadian ini kembali menyoroti kinerja PT PLN (Persero) UP3 Cikarang terkait pemasangan dan pemeliharaan kabel listrik yang melintang di jalan raya.
Pihak kepolisian dan petugas terkait diharapkan dapat segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah terjadinya musibah serupa di masa mendatang.
Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dan berharap para korban yang luka-luka dapat segera pulih.
(Asep Setiawan)



Social Header