Mediaintelijen.id
Bekasi,27/05/2026
Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang melaksanakan kegiatan Sholat Idul adha dan penyembelihan hewan kurban bersama petugas serta warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan berlangsung di Lapangan Rumput Lapas Kelas IIA Cikarang dan diikuti langsung oleh Kepala Lapas Cikarang Urip Dharma Yoga, jajaran pejabat manajerial, petugas Lapas, serta warga binaan yang beragama Islam.
Pelaksanaan Sholat Idul adha berlangsung khidmat dengan menghadirkan Ustadz Misbahul Ulum, S.H. dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan mengenai makna keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban oleh panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang. Tahun ini, sebanyak 16 ekor hewan kurban disembelih, terdiri dari 12 ekor sapi dan 4 ekor kambing.
Kepala Lapas Cikarang, Urip Dharma Yoga, menjelaskan bahwa selain penyembelihan di dalam lingkungan lapas, pihaknya juga menyalurkan dua ekor sapi kurban kepada masyarakat di desa binaan sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar.
“Selain melakukan penyembelihan hewan kurban di dalam lapas, kami juga menyalurkan satu ekor sapi kepada Mushola Jamilah Nur Sobar di RT 014 RW 008 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, dan satu ekor sapi lainnya kepada Mushollah Nurul Falah di Kampung Sampora RT 002 RW 010 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,” ujar Urip Dharma Yoga di sela kegiatan penyembelihan.
Ia menambahkan, seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, serta ketentuan syariat Islam agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan baik dan sesuai aturan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keterampilan bagi warga binaan. Para WBP dilibatkan dalam proses pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan daging kurban sebagai bentuk penanaman nilai gotong royong dan kepedulian sosial.
“Seluruh proses pengolahan dan pendistribusian daging kurban dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan transparan untuk memastikan pemerataan distribusi kepada seluruh pihak yang berhak menerima,” jelasnya.
Selain didistribusikan kepada desa binaan, panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang juga menyalurkan sebanyak 190 bungkus daging kurban kepada 190 kepala keluarga (KK) yang berada di lingkungan sekitar lapas.
Urip Dharma Yoga menegaskan bahwa momentum Idul adha menjadi sarana memperkuat kebersamaan, solidaritas, dan rasa syukur di lingkungan pemasyarakatan.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, solidaritas, dan rasa syukur di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul adha 1447 H/2026 M kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan.
Pihak Lapas berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus menjadi sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan sekaligus memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan, serta memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” pungkas Urip Dharma Yoga.
( Rbn / Red )




Social Header