Mediaintelijen.id
Bekasi,22/01/2026
Kepedulian terhadap persoalan lingkungan kembali ditunjukkan dari tingkat desa. Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam, S.H., bersama jajaran perangkat desa, RW 006 Emsyah, RW 007 Ipul, anggota Banser, serta warga, turun langsung membersihkan saluran air atau got yang mampet di Jalan Cabang Kebon Kopi, Rabu (21/1/2026).
Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai respons atas genangan dan banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan deras turun. Saluran air yang tersumbat lumpur, sampah rumah tangga, dan endapan tanah selama ini menyebabkan air meluap ke badan jalan, mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Tidak hanya memberi instruksi, Kepala Desa Samsu Dawam, S.H. terlihat langsung berada di lokasi bersama perangkat desa, mengangkat lumpur dan membersihkan saluran air bersama warga. Kehadiran pimpinan desa di lapangan menjadi simbol kepemimpinan yang memberi teladan.
“Masalah banjir tidak bisa hanya diselesaikan lewat rapat. Pemerintah desa harus hadir di lapangan dan memberi contoh. Jika got dibiarkan mampet, dampaknya kembali ke warga,” tegas Samsu Dawam, S.H. di sela kegiatan.
Ketua RW 006 Emsyah menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan hasil kesadaran kolektif warga yang selama ini mengeluhkan genangan air di lokasi tersebut.
“Setiap hujan deras, air naik ke jalan. Alhamdulillah hari ini semua elemen turun langsung. Ini bukti kekompakan warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan RW 007 Ipul, yang berharap pembersihan drainase dapat dilakukan secara berkala dan diimbangi dengan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Keterlibatan anggota Banser Desa Karang Asih turut memperkuat sinergi lintas elemen dalam kerja sosial. Mereka membantu pengangkatan lumpur dan sampah, memastikan aliran air kembali lancar dan fungsi drainase pulih.
Catatan Redaksi
Apa yang dilakukan di Desa Karang Asih menunjukkan bahwa pencegahan banjir tidak selalu harus menunggu proyek besar. Kepemimpinan yang hadir di lapangan, perangkat desa yang bekerja, dan warga yang kompak adalah fondasi utama penyelesaian masalah lingkungan.
Namun demikian, semangat gotong royong ini tidak boleh dijadikan alasan pembenar bagi abainya tanggung jawab di level yang lebih tinggi. Pemerintah daerah dan dinas terkait tetap wajib memastikan perawatan drainase berjalan rutin dan berkelanjutan, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Desa Karang Asih memberi pesan jelas: ketika pemimpin turun ke got bersama rakyat, kepercayaan publik tumbuh—dan banjir bisa dicegah sebelum datang.
Keterangan Foto (opsional):
Kepala Desa Karang Asih Samsu Dawam, S.H. bersama perangkat desa, RW, Banser, dan warga saat membersihkan got mampet di Jalan Cabang Kebon Kopi.
(Mardani Lubis)



Social Header