Mediaintelijen.id
Bekasi,16/12/2025
Bekasi - Sekretaris Camat Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi SE.MM memberikan bantuan kepada Samat (56 tahun), korban musibah kebakaran di Kampung Ranca Malaka, Rt 001 Rw 05, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur. Bantuan berupa uang tunai sebanyak dan dua paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan musibah yang terjadi.
Kebakaran terjadi Selasa dini hari (16/12/2025) pukul 03.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga berasal dari konsleting listrik. Kerugian ditaksir sementara mencapai 100 juta. Dari penuturan korban setelah bangun tidur tidak tahu dari mana asalnya tiba-tiba api sudah mulai membesar dan menghanguskan rumahnya tanpa tersisa.
“Penanganan sudah kita lakukan dengan Forkompimcam dan Petugas Pemadam kebakaran serta perangkat Desa guna membantu pemadaman juga membersihkan puing-puing kebakaran” kata Aris saat memberikan bantuan, Selasa (16/12/2025).
Kehadiran Sekcam Cikarang Timur bersama jajaran Pol PP dan teman-teman dari PKH kelokasi kebakaran meninjau langsung dan beliau mengatakan, "kami turut berbelasungkawa dan prihatin atas musibah kebakaran rumah Pak Samat yang terjadi pada pagi tadi, semoga pak Samat di berikan kesabaran, kekuatan dan tetap semangat, juga insya Allah kami akan berkordinasi dengan pihak terkait." Ucap Aris.
Samat mengatakan, "Saya tidak tahu dari mana asalnya api tahu-tahu api sudah membesar, dan begitu saya terbangun dari tidur jam 03.00 Wib api sudah melalap tumpukan rongsokan dan saat itu saya berusaha memadamkan api dengan seadanya tapi api bukannya padam malah semakin membesar." Tutur Samat.
Samat sosok seorang kepala rumah tangga yang wajib di acungi jempol, dengan semangat yang tinggi segala cara dia lakukan dan apapun pekerjaannya itu ia rela demi keluarga tercintanya. Beliau bercerita setelah merasa lelah usaha di Ibukota Jakarta sebagai pengumpul barang bekas dia memutuskan untuk buka usaha kecil-kecilan di Kampung halaman istrinya dan mulai membuka lapak usaha rongsokan.
Hari ia lewati penuh semangat tanpa mengenal rasa lelah itu semua demi ketiga buah hati hasil dari pernikahan dengan istrinya yang bernama Sakem, dari hasil usaha yang tidak mengenal cape dan lelah beliau akhirnya membuka penggilingan ember-ember, bekas minuman mineral dan berbahan plastik.
Namun takdir berkehendak lain musibah yang merenggut semua hasil jerih payahnya ludes terbakar tanpa ada yang tersisa, seolah menghapus semua mimpi yang ia bangun untuk keluarganya hilang di telan si jago merah tanpa sisa.
”Setelah pemadaman selesai, saya akan mengerahkan warga untuk kerja bhakti membersihkan puing-puing kebakaran. Sedangkan korban untuk sementara tinggal bersama saudaranya,” katanya.
Kebakaran rumah yang menimpa keluarga Samat mengundang reaksi simpatik kepada seluruh warga Cikarang Timur khususnya dan umumnya semua warga Kabupaten Bekasi, dar beberapa Dinas terkait nampak berdatangan dan memberikan bantuan.
Sementara H. Aris Sadikin Asnawi menyusuri lokasi kejadian kebakaran didampingi pak Samat, nampak raut sedih di wajah Sekretaris Camat itu beliau turut berduka atas kejadian kebakaran yang menimpa kepada warganya.
(Abie FU)






Social Header