Mediaintelijen.id
Bekasi,30/12/2025
CIKARANG TIMUR, KAB. BEKASI – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah tinggal yang digunakan sebagai usaha toko kelontong di Kampung Citarik RT 002 RW 005, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Kapolsek Cikarang Timur bersama piket fungsi Polsek Cikarang Timur langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan dari masyarakat. Pengecekan TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Timur AKP Sugiharto, didampingi Perwira Pengendali IPTU Winarko serta personel gabungan dari fungsi SPKT, Samapta, Reskrim, Provost, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga BKO PMJ.
Kronologis Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api muncul dari dalam warung kelontong. Saat itu, api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal.
Salah satu korban, Narin (56), yang berada di lokasi kejadian sempat berupaya menyelamatkan barang-barang yang berpotensi memperbesar kobaran api, seperti tabung gas dan bensin eceran yang dijual di warung tersebut. Melihat api semakin membesar, saksi berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Tak lama kemudian, Hermansyah (34), anak dari korban, datang dan berusaha masuk ke dalam warung untuk menolong ibunya, Komariah (50), yang masih berada di dalam bangunan. Diketahui, korban Komariah berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam kamar mandi.
Namun nahas, kobaran api yang semakin besar membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Hermansyah terpaksa keluar dari dalam bangunan tanpa berhasil mengevakuasi ibunya dan mengalami luka bakar. Api terus membesar hingga akhirnya petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi yang dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api sampai benar-benar padam.
Saat dilakukan pengecekan ke dalam bangunan pascakebakaran, petugas menemukan korban Komariah berada di dalam kamar mandi dalam kondisi meninggal dunia.
Korban Jiwa dan Luka Bakar
Dalam peristiwa tersebut, korban yang terdampak adalah:
1. Komariah (50) – meninggal dunia
2. Narin (56) – mengalami luka bakar
3. Hermansyah (34) – mengalami luka bakar
Seluruh korban kemudian dievakuasi oleh petugas kepolisian ke Rumah Sakit Sentra Medika Pasir Gombong, Cikarang Utara, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari colokan listrik yang menyambar bahan bakar minyak (BBM) eceran yang saat itu sedang dituang ke dalam botol untuk diperjualbelikan kembali. Percikan tersebut diduga memicu api dengan cepat karena adanya bahan mudah terbakar di dalam warung.
Untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, Polsek Cikarang Timur telah menghubungi Unit Identifikasi Polres Metro Bekasi guna melakukan olah TKP secara menyeluruh serta pengambilan sidik jari korban di rumah sakit sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.
Langkah Kepolisian
Sejumlah tindakan telah dilakukan oleh pihak kepolisian, antara lain:
>. Melakukan pengecekan dan pengamanan TKP
>. Menghubungi dan melibatkan Unit Identifikasi Polres Metro Bekasi
>. Mengevakuasi korban ke rumah sakit
>. Menghubungi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran
>. Mengumpulkan keterangan saksi
>. Membuat laporan situasi dan dokumentasi kejadian
>. Melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan
Ke depan, kepolisian akan melakukan langkah lanjutan berupa pembuatan laporan gangguan, pengumpulan barang bukti di TKP, penambahan keterangan saksi, serta pendalaman penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan, agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik serta penyimpanan bahan mudah terbakar, seperti BBM dan gas elpiji, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan kasus kebakaran ini akan terus disampaikan oleh pihak kepolisian kepada publik.
( Rbn / Red )




Social Header