Breaking News

TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Rawat Hasil Pembangunan, Satgas dan Warga Siram Jalan Beton Demi Jaga Kualitas


Mediaintelijen.id

Bekasi,24/07/2026

BEKASI – Pembangunan jalan lingkungan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi tidak berhenti setelah proses pengecoran selesai. Memasuki tahap perawatan konstruksi, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga melaksanakan penyiraman jalan beton di Sasaran 6, Jalan Kampung Tegal Panjang RT 001 RW 001, Dusun I, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses curing atau perawatan beton yang bertujuan menjaga kelembapan permukaan jalan selama masa pengerasan. Langkah ini penting untuk mencegah retak dini, meningkatkan kekuatan beton, serta memastikan kualitas konstruksi tetap optimal sehingga memiliki usia pakai yang lebih panjang.

Jalan lingkungan yang dibangun melalui program TMMD ini memiliki panjang 130 meter, lebar 1,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Penyiraman dilakukan secara berkala oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat dengan penuh ketelitian, meski di tengah cuaca kemarau yang cukup terik.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan, termasuk perawatan pascapengecoran, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

"Penyiraman beton bukan sekadar rutinitas pekerjaan, tetapi merupakan tahapan penting dalam konstruksi agar mutu jalan tetap terjaga, lebih kuat, dan memiliki umur pakai yang lebih lama. Kami ingin hasil pembangunan TMMD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Letkol Michael Ronald.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Selain menjaga mutu konstruksi, kegiatan penyiraman jalan tersebut juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Personel Satgas TMMD dan warga tampak bergotong royong merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama sejak awal pelaksanaan program.

Salah seorang warga, Dedi (46), mengaku baru mengetahui bahwa jalan beton yang telah selesai dicor masih memerlukan perawatan khusus agar kualitasnya tetap terjaga.

"Kami baru mengetahui kalau jalan yang sudah dicor masih harus dirawat dengan disiram secara berkala. Ini menunjukkan pembangunan dilakukan dengan sungguh-sungguh agar hasilnya awet dan tidak mudah rusak. Kami juga ikut membantu karena jalan ini nantinya akan kami gunakan setiap hari," tuturnya.

Ia mengapresiasi perhatian Satgas TMMD terhadap setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan warga dalam proses perawatan jalan juga menumbuhkan rasa memiliki sehingga masyarakat terdorong untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

Melalui kegiatan perawatan jalan ini, TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan bahwa membangun desa bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan setiap hasil pembangunan memenuhi kaidah konstruksi yang baik dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas. TMMD Ke-129 pun kembali menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terlihat saat proses pembangunan berlangsung, tetapi juga saat bersama-sama merawat hasil pembangunan demi kepentingan masyarakat luas dan generasi mendatang. 

( Rbn / Red )

© Copyright 2022 - Media Intelijen