Mediaintelijen.id
Bekasi,30/06/2026
Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk masa jabatan 2026–2034, dinamika demokrasi di Desa Sindangsari mulai bergerak kian dinamis dan penuh harapan. Sebuah figur yang membawa latar belakang keilmuan, pengabdian, dan komitmen nyata kini melangkah maju untuk mengabdi: Rahmat Sidik, S.Kep Ners, didampingi oleh Sri Martini, secara resmi menyatakan kesiapan dan mengajak seluruh warga bersatu menuju arah pembangunan yang lebih baik.
Dengan penuh kerendahan hati dan kesadaran akan beratnya amanah yang diemban, keduanya menyampaikan permohonan tulus kepada seluruh lapisan masyarakat: “Mohon doa dan dukungannya”. Bagi mereka, doa dan kepercayaan warga bukan sekadar dukungan biasa, melainkan fondasi paling kokoh untuk melangkah, serta kekuatan batin yang menjaga setiap langkah kebijakan tetap berada di jalur kebenaran dan keadilan.
🧭 Sosok & Kekuatan Pengabdian
Rahmat Sidik, S Kep Ners hadir bukan sebagai sosok yang hanya mengandalkan janji manis, melainkan membawa bekal keilmuan dan pengalaman di bidang pelayanan serta kemanusiaan. Sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan dan pelayanan masyarakat, ia memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana membangun sistem pelayanan yang manusiawi, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan hidup warga secara utuh. Didampingi oleh Sri Martini yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sosial dan pemberdayaan keluarga, pasangan ini membawa sinergi kepemimpinan yang seimbang: kokoh dalam perencanaan, lembut dalam pendekatan, dan tegas dalam pelaksanaan.
Mereka sadar bahwa memimpin sebuah desa bukanlah soal kekuasaan, melainkan tanggung jawab untuk menjaga amanah, merawat kebersamaan, serta mengembangkan segala potensi yang dimiliki agar tidak terbuang percuma.
🚀 Semangat & Tujuan Pembangunan
Mengusung semangat utama “Mari Bersama Kita Wujudkan Sindangsari Maju dan Sejahtera”, pasangan ini menegaskan satu prinsip dasar: tidak ada kemajuan yang dapat dibangun seorang diri. Kemajuan desa adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang perbedaan latar belakang, status, atau golongan.
Secara mendalam, arah pembangunan yang ditawarkan memiliki makna tajam dan nyata:
✅ Maju berarti desa yang berkembang secara terencana: infrastruktur yang memadai, akses pelayanan yang mudah, potensi ekonomi yang terkelola dengan baik, serta generasi muda yang terdidik dan berdaya saing.
✅ Sejahtera berarti kesejahteraan yang merata, bukan hanya terlihat secara fisik, melainkan terasa di hati setiap warga: terpenuhinya kebutuhan dasar, lingkungan yang aman dan nyaman, serta terpeliharanya kerukunan antar warga.
🤝 Komitmen untuk Masa Depan
“Kami hadir bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan untuk melayani dan membangun. Apa yang kami usung adalah keinginan untuk melihat Sindangsari melangkah lebih jauh dari sebelumnya, menjadi desa yang mandiri, bermartabat, dan membanggakan warganya sendiri,” tegas Rahmat Sidik.
Ia menambahkan, jika dipercaya memimpin, seluruh kebijakan akan selalu berlandaskan aspirasi warga, dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta dibangun dengan sinergi yang kuat bersama Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten Bekasi. Sri Martini juga menegaskan pentingnya peran keluarga dan perempuan dalam pembangunan, menyatakan bahwa kesejahteraan desa tidak akan sempurna tanpa kesejahteraan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
“Dengan doa restu orang tua dan dukungan kita semua, tidak ada hal yang mustahil. Mari satukan langkah, buang perbedaan pendapat yang memecah belah, dan arahkan seluruh tenaga serta pikiran kita untuk satu tujuan: Sindangsari yang maju dan sejahtera untuk kita dan anak cucu kita nanti,” ajak mereka berdua.
#PilkadesSindangsari2026 #RahmatSidikSriMartini #SindangsariMajuSejahtera #PilkadesBekasi #PemimpinAmanah #PengabdianUntukMasyarakat
( Saka Adi Wijaya )


Social Header