Mediaintelijen.id
Bekasi,14/06/2026
Ketua Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, Eddy Wijaya: Tanggung Jawab Lingkungan Sekaligus Tanggung Jawab Sosial
JAKARTA, 13 JUNI 2026 – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap 5 Juni kembali menjadi momentum penting untuk merenungi kembali tanggung jawab kita terhadap bumi. Bagi Eddy Wijaya, sosok yang menjabat sebagai Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI sekaligus Ketua Umum Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, kepedulian terhadap alam tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus beriringan dengan kepedulian terhadap manusia yang tinggal di dalamnya. Prinsip inilah yang ia terapkan saat memimpin langsung serangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi lingkungan, peninjauan lokasi pengelolaan sampah, dan kegiatan bakti sosial di sejumlah titik strategis ibu kota.
Eddy Wijaya dan tim meninjau langsung operasional TPST Bantar Gebang, Bank Sampah Kumala, hingga Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rawajati. Di lokasi-lokasi yang menjadi garda terdepan penanganan limbah kota ini, ia tak hanya memantau sistem pengelolaan dan tantangan teknisnya, tetapi juga menyapa langsung para petugas kebersihan, pengelola, dan warga sekitar. Di sinilah kegiatan bakti sosial dilaksanakan: pembagian paket sembako, perlengkapan kerja, alat kebersihan, hingga bantuan pendidikan sebagai wujud nyata penghargaan dan dukungan bagi mereka yang berjuang menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai tokoh hukum yang disegani, Eddy Wijaya menegaskan bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Oleh karena itu, menjaga kelestarian alam sama artinya dengan menegakkan hak asasi manusia, di mana peran seluruh elemen masyarakat—termasuk rekan-rekan advokat dan penegak hukum—sangat dibutuhkan.
Pengelolaan Sampah Butuh Sinergi, Bakti Sosial Wujud Apresiasi Nyata
Dari hasil pengamatannya, Eddy Wijaya menyimpulkan bahwa persoalan sampah tidak akan selesai hanya dengan membangun fasilitas canggih. Kunci utamanya ada pada partisipasi aktif dan kesadaran seluruh masyarakat, mulai dari kebiasaan memilah di rumah, cara pembuangan, hingga mendukung sistem pengolahan yang ada. Tanpa kolaborasi lintas pihak, penanganan limbah akan selalu menjadi masalah yang berulang.
Ia sangat mengapresiasi dedikasi tinggi para petugas dan warga yang bekerja setiap hari di lokasi pengelolaan sampah. Menurutnya, mereka adalah pahlawan kebersihan yang sering kali luput dari sorotan, namun jasanya sangat besar bagi kesehatan dan kenyamanan kota. Itulah sebabnya kegiatan bakti sosial menjadi bagian wajib dalam agenda kunjungan ini.
"Di Bantar Gebang, Kumala, maupun Rawajati, kita melihat kerja keras luar biasa. Mereka rela bekerja di tengah tantangan demi menjaga kebersihan kita semua. Melalui bakti sosial ini, kami ingin hadir, berbagi, dan sekadar berkata: 'kami melihat, kami hargai, dan kami dukung'. Sebagai keluarga besar PERADI, saya juga ingin mengingatkan rekan seprofesi: menegakkan hukum dan membantu sesama adalah satu kesatuan. Kita harus hadir bukan hanya saat ada masalah hukum, tapi juga saat masyarakat butuh perhatian dan dukungan sosial," ujar Eddy Wijaya usai menyerahkan bantuan.
Perubahan Besar Dimulai dari Langkah Kecil dan Kepedulian Bersama
Pesan utama yang disampaikan Eddy Wijaya sangat jelas dan mengena. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menunggu hal besar atau biaya mahal demi menjaga kelestarian bumi. Segala perubahan positif dan dampak besar lahir dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara sadar, disiplin, dan berkelanjutan.
"Filosofi Yayasan Wijaya Peduli Bangsa sederhana saja: peduli alam sekaligus peduli manusia. Menjaga bumi itu mudah, asal dimulai dari diri sendiri. Memilah sampah, kurangi plastik, buang pada tempatnya—itulah pondasi utamanya. Namun, kepedulian itu tidak berhenti di situ. Kita juga harus peka pada sesama, terutama mereka yang tinggal dan bekerja di lingkungan yang berat. Saya yakin, jika jutaan orang melakukan hal kecil ini bersama-sama, dampaknya akan luar biasa besar bagi masa depan bangsa dan kelestarian alam kita," tegas Eddy Wijaya.
Dokumentasi Lengkap: Saksikan Langkah Nyata Kami
Seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari edukasi, peninjauan teknis, hingga momen hangat berbagi bantuan sosial—telah dikemas dalam bentuk laporan video lengkap. Masyarakat dapat menyaksikan secara utuh dan memahami lebih dalam upaya nyata pelestarian lingkungan serta kepedulian sosial yang dilakukan melalui tautan: https://youtu.be/CvbN2h_AZaI.
Eddy Wijaya menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya yang ganda. Baik selaku Dewan Kehormatan DPN PERADI maupun pimpinan yayasan sosial, ia akan terus bergerak menjadi jembatan yang menyatukan penegakan hukum, kelestarian alam, dan pelayanan kemanusiaan demi Indonesia yang lebih bersih, adil, dan sejahtera.
(Tim Redaksi)



Social Header