Breaking News

Pemimpin Redaksi Tribunpribumi.com Hadiri Hari Pers Nasional di Banten, Diki Kusdian: Pers Harus Bermartabat, Profesional, dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah




Mediaintelijen.id

Banten,09/02/2026

Pemimpin Redaksi Media Tribunpribumi.com, Diki Kusdian, menghadiri penghelatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan di Provinsi Banten hari Minggu 08 Februari hingga,Senin 09 Februari 2026. Kegiatan nasional tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers dari seluruh Indonesia untuk memperkuat komitmen terhadap profesionalisme, etika jurnalistik, serta peran pers dalam menjaga demokrasi dan pembangunan bangsa.

Hari Pers Nasional tahun ini mengusung tagline “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa di tengah tantangan global, disrupsi digital, serta derasnya arus informasi yang tidak seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Di sela-sela kegiatan HPN, Diki Kusdian menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan harus menjadi sarana refleksi dan evaluasi bagi seluruh insan pers agar semakin bermartabat, profesional, dan berintegritas.

“HPN harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pers memiliki peran strategis dan tanggung jawab besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik. Oleh karena itu, pers wajib menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan independensi,” tegas Diki Kusdian.

Menurutnya, salah satu prinsip fundamental yang tidak boleh diabaikan oleh insan pers adalah asas praduga tak bersalah. Prinsip ini, kata Diki, merupakan roh dari kerja jurnalistik yang beradab dan telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta diperkuat melalui Kode Etik Jurnalistik.

“Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dan media wajib menghormati asas praduga tak bersalah. Jangan sampai pemberitaan justru menghakimi, menggiring opini, atau merusak nama baik seseorang sebelum adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap,” ujarnya. Senin,(09/02/2026).

Diki Kusdian juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers di era digital saat ini, di mana kecepatan sering kali lebih diutamakan dibandingkan akurasi. Ia mengingatkan bahwa pers profesional harus mampu menahan diri, melakukan verifikasi berlapis, serta menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pers yang sehat adalah pers yang taat pada aturan dan etika. Jika pers sehat, maka ia akan mampu berkontribusi dalam mendorong ekonomi yang berdaulat dan memperkuat persatuan bangsa, sebagaimana semangat yang diusung dalam tagline HPN tahun ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Diki Kusdian menilai penyelenggaraan HPN di Provinsi Banten menjadi ajang strategis untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas antar insan pers, baik media nasional maupun daerah. Menurutnya, media daerah memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat di akar rumput.

Ia juga mengajak seluruh wartawan, khususnya yang bertugas di daerah, untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat literasi hukum pers, serta menjaga integritas dalam setiap produk jurnalistik yang dihasilkan.

“Wartawan harus terus belajar, memperkaya wawasan, dan memahami regulasi pers. Jangan mudah terpengaruh oleh tekanan, intervensi, maupun kepentingan tertentu yang dapat mencederai marwah pers,” tegasnya.

Sebagai Pemimpin Redaksi Tribunpribumi.com, Diki Kusdian menegaskan komitmennya untuk terus mendorong jajarannya agar menjalankan praktik jurnalistik yang sesuai dengan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, serta berpihak pada kepentingan publik.

“Pers harus tetap berdiri di tengah, menjadi penyeimbang, sekaligus penjernih informasi. Dengan menjunjung tinggi etika dan hukum pers, saya optimistis pers Indonesia akan semakin dipercaya dan dihormati oleh masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Pers Nasional diharapkan tidak hanya menjadi ruang perayaan, tetapi juga menjadi tonggak penguatan peran pers sebagai pilar demokrasi yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

(Mardani Lubis)

© Copyright 2022 - Media Intelijen