Mediaintelijen.id
Bekasi,23/02/2026
Cikarang Utara - Beredarnya video dugaan aksi pungutan liar (pungli) di pasar tumpah memicu perhatian publik di media sosial. Menanggapi hal tersebut, pihak yang dikaitkan dalam video memberikan klarifikasi dan membantah adanya praktik pungli sebagaimana yang dituduhkan.
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan dugaan aksi pungutan liar terhadap pedagang di pasar tumpah
Pihak yang disebut dalam video tersebut membantah tudingan dan menyatakan tidak pernah meminta uang atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada pedagang.
Peristiwa yang terekam dalam video disebut-sebut terjadi di area pasar tumpah, yang menjadi lokasi aktivitas para pedagang cabai dan pisang.
Waktu pasti kejadian dalam video tersebut tidak dijelaskan secara rinci, namun video itu baru-baru ini beredar dan menjadi perbincangan di media sosial.
Menurut klarifikasi, kesalahpahaman terjadi karena adanya komunikasi terkait penempatan lapak pedagang. Pihak yang bersangkutan menyebut bahwa saat itu mereka mempertanyakan lapak pedagang cabai dan pisang yang sebelumnya telah lebih dulu menempati lokasi tersebut.
Dalam pernyataannya, pihak terkait menyampaikan bahwa video tersebut tidak benar adanya jika dikaitkan dengan pungutan liar.
“Kami ingin mengklarifikasi terkait video yang beredar di media sosial tentang pungli di pasar tumpah. Video tersebut bukan terkait pungutan liar, melainkan mempertanyakan lapak pedagang cabai dan pisang yang sebelumnya sudah menempati lapak tersebut terlebih dahulu. Kami tegaskan bahwa kami tidak meminta uang ataupun lainnya. Sekian, terima kasih.
" kami berharap kepada pemerintah kab bekasi harus menindak keras, bilamana ada oknum memperjual belikan lapak ataw lahan harus di tindak secara hukum yang telah disampaikan plt bupati bekasi terkait pungli.
(Red)


Social Header