Breaking News

Akses Babakan Demak–Bojong Terputus Dua Pemdes dan Petani Kompak Perbaiki Tanggul yang Jebol


Mediaintelijen.id

Bekasi,08/02/2026

Pasca banjir besar yang menerjang pada 18 Januari 2026 lalu, akses jalan penghubung Kampung Babakan Demak menuju arah Bojong lumpuh total akibat jebolnya tanggul penahan jalan. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Labansari dan Pemdes Bojongsari bersama para petani setempat menggelar aksi gotong royong perbaikan pada Minggu (8/2/2026).

Hasil Musyawarah Bersama

Pengerjaan ini merupakan tindak lanjut dari musyawarah mufakat yang dihadiri oleh Kepala Desa Labansari, Kepala Desa Bojongsari, para tokoh petani, H. Tabri, serta disaksikan oleh Karang Taruna Desa Labansari. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pembiayaan dan pengerjaan dilakukan secara swadaya dan gotong royong.

Sekretaris Desa Labansari, Yogaswara, menjelaskan bahwa kebutuhan material untuk pengerjaan tanggul ini dibagi rata secara adil antara kedua desa. Total material yang dikerahkan meliputi:

• 2 Mobil Pasir (masing-masing desa menyumbang 1 mobil)

• 50 Sak Semen (masing-masing desa menyumbang 25 sak)

• 2 Mobil Batu Kali (masing-masing desa menyumbang 1 mobil)

> "Sesuai laporan yang masuk, pembagian material dilakukan 50:50. Desa Labansari menyediakan separuhnya, begitu pula dengan Desa Bojongsari," ujar Yogaswara.

Sinergi Antar Desa

Kepala Desa Bojongsari, H. Mulyana Saepul Muslim, S.Pd., mengonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp bahwa bantuan untuk pengerjaan tanggul tersebut telah disalurkan. Meski tidak merinci pihak penerima secara spesifik, ia menegaskan pentingnya perbaikan ini karena berdampak pada mobilitas warga, meskipun secara administratif lokasi tanggul masuk dalam wilayah Desa Labansari.

Di lokasi berbeda, Kepala Desa Labansari, H. Amak Gozali, membenarkan bahwa kerusakan tanggul tersebut memang cukup parah akibat terjangan banjir besar pekan lalu. Ia mengapresiasi kekompakan warga dan dukungan dari desa tetangga.

Dampak Banjir Besar

Banjir yang terjadi pada pertengahan Januari lalu memang menyisakan kerugian material yang signifikan bagi warga, terutama bagi para petani yang mengandalkan jalur tersebut untuk mengangkut hasil panen. Putusnya akses Babakan Demak ke arah Bojong sempat menghambat aktivitas ekonomi warga selama beberapa pekan.

Saat ini, proses pengerjaan terus dikebut agar akses jalan dapat segera dilalui kembali oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.


(Abie FU)

© Copyright 2022 - Media Intelijen