Breaking News

Sinergi Tokoh Agama dan Pemerintah Desa Perbaiki Jalan Pasca Banjir di Bojongsari


Mediaintelijen.id

Bekasi,29/01/2026

Pasca terjangan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi, akses jalan tanggul penghubung wilayah Bojong menuju Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus mengalami kerusakan cukup serius. Menanggapi hal tersebut, langkah cepat diambil melalui aksi gotong royong yang melibatkan lintas unsur masyarakat di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kamis (29/01/2026).

Aksi perbaikan jalan yang berlokasi di wilayah RT 005/004 ini dipimpin langsung oleh pendiri Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus, Aang Oki Firdaus, bersama Kepala Desa Bojongsari, HM Mulyana Saepul Muslim, S.Pd.

Kolaborasi Demi Kepentingan Publik

Kondisi jalan tanggul yang menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan aktivitas pendidikan di pesantren tersebut sempat terhambat akibat sisa-sisa material banjir. Menyadari pentingnya percepatan pemulihan infrastruktur, Aang Oki Firdaus dan HM Mulyana turun ke lapangan untuk memastikan perbaikan berjalan efektif.

> "Akses jalan ini adalah urat nadi bagi warga dan para santri. Kami tidak bisa menunggu terlalu lama, maka hari ini kita bergerak bersama sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujar Aang Oki Firdaus di sela-sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Bojongsari, HM Mulyana Saepul Muslim, S.Pd., mengapresiasi keterlibatan aktif pihak pesantren. "Sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan warga adalah kunci. Dengan gotong royong, beban berat dalam memperbaiki fasilitas umum pasca bencana menjadi lebih ringan," ungkapnya.

Santri dan Warga Bahu-Membahu

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para tokoh, tetapi juga menyulut semangat para santri dan warga setempat. Puluhan santri dari Pondok Pesantren Al-Jailani Firdaus terlihat antusias membantu mengangkut material dan meratakan jalan yang rusak bersama warga RT 005/004.

Kebersamaan ini menunjukkan kuatnya nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di wilayah Bojongsari. Berkat aksi cepat ini, akses penghubung antara pemukiman warga menuju area pesantren kini mulai kembali kondusif untuk dilalui kendaraan, sehingga aktivitas ekonomi dan pendidikan diharapkan segera pulih 100%.


Red Abie FU

© Copyright 2022 - Media Intelijen