Mediaintelijen.id
Bekasi,30/01/2026
Ribuan warga Kompleks Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR) menggelar aksi demonstrasi dengan mendatangi kantor pemasaran perumahan tersebut pada Jumat (30/1/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap pihak pengembang yang dinilai tidak bertanggung jawab atas banjir yang terus berulang dan belum tertangani hingga kini.
Aksi dipicu oleh kondisi lingkungan perumahan yang telah digenangi air selama lebih dari 11 hari, dengan ketinggian genangan yang cukup mengganggu aktivitas warga. Warga menyebut, banjir tidak hanya terjadi sekali, namun berulang kali melanda kawasan perumahan, tanpa adanya langkah konkret dari developer untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan bahwa laporan dan keluhan telah berulang kali disampaikan, baik secara langsung maupun melalui jalur komunikasi lainnya. Namun, hingga saat ini tidak terlihat adanya aksi nyata dari pihak pengembang untuk mengatasi banjir yang kerap merendam rumah warga.
“Setiap kali banjir kami selalu melapor, tapi tidak pernah ada tindakan yang jelas. Air berhari-hari tidak surut, warga yang menderita,” ungkap salah satu warga peserta aksi.
Warga menilai sikap pengembang terkesan mengabaikan penderitaan masyarakat yang terdampak banjir. Selain merusak bangunan rumah, banjir juga menyebabkan aktivitas warga lumpuh, perabotan rusak, serta meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Dalam aksi demonstrasi ini, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
Pembangunan drainase yang layak dan berfungsi maksimal di lingkungan perumahan.
Normalisasi kali di sekitar kawasan perumahan untuk mencegah luapan air.
Perhatian dan tanggung jawab developer terhadap warga terdampak banjir, bukan justru mengabaikan keluhan masyarakat.
Perbaikan segera tanggul yang jebol serta pembersihan danau dari eceng gondok yang dinilai memperparah aliran air.
Perumahan Puri Nirwana Residence sendiri berlokasi di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang bahagia, Kabupaten Bekasi. Warga berharap melalui aksi ini, pihak pengembang maupun instansi terkait dapat segera turun tangan dan mengambil langkah konkret agar banjir tidak terus menjadi masalah tahunan di kawasan tersebut.
( Rbn / Red )


Social Header