Mediaintelijen.id
Bekasi,22/01/2026
Kabupaten Bekasi — Praktik percaloan yang diduga merajalela di lingkungan Kantor Dinas Perhubungan kembali mencoreng wajah pelayanan publik.
Keberadaan para calo yang berkeliaran di sekitar kantor dinilai merugikan masyarakat serta menciptakan kesan buruk terhadap kinerja aparatur pemerintah.
Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mengurus administrasi secara resmi tanpa melalui perantara calo. Bahkan, masyarakat mengaku kerap diarahkan secara tidak langsung untuk menggunakan jasa calo agar proses pengurusan dokumen berjalan lebih cepat.
“Kalau tidak lewat calo, urusan bisa berlarut-larut. Ini jelas meresahkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Fenomena ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan internal serta minimnya ketegasan dari pihak berwenang. Keberadaan calo yang bebas beroperasi di area kantor dinas menimbulkan pertanyaan besar terkait komitmen pemberantasan praktik pungutan liar (pungli).
Aktivis dan pemerhati kebijakan publik mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penertiban serius, evaluasi menyeluruh, serta pemberian sanksi tegas apabila ditemukan oknum yang terlibat.
Masyarakat berharap Dinas Perhubungan dapat berbenah dan menghadirkan pelayanan yang transparan, cepat, serta bebas dari praktik percaloan demi mengembalikan kepercayaan publik.
(A.Sugianto)



Social Header