Breaking News

Integritas Dipertanyakan,Oknum Bidan Berinisial DW di Karawang Diduga Terlibat Penjualan Mobil Tanpa BPKB


Mediaintelijen.id

Karawang,21/01/2026

Integritas seorang oknum bidan berinisial DW, yang diketahui merupakan pemilik Klinik Embun Pagi beralamat di babakan bogor no.3 Rt 001/005 Dawuan Barat, Karawang serta diduga menjabat sebagai salah satu kepala MBG di wilayah Dawuan, kini menjadi sorotan publik. Senin (20/01/2026). 

"DW diduga terlibat dalam praktik penjualan kendaraan roda empat tanpa dilengkapi dokumen resmi berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Kronologi singkat:

"DW menjual mobil ke "AS dengan BPKB menyusul, dan setelah Pihak "AS mendesak "DW tidak kunjung bisa menunjukkan BPKB, Krn pihak "AS ingin melunasi asal BPKB asli ditunjukan. 

Namun, Karna tidak Kunjung terjadi mereka berdua sepakat menjual mobil dengan "DW untuk yang menjualnya, dan dengan terpaksa AS menyerahkan kunci dan STNK, namun setelah terjual, DW tidak juga kunjung menyerahkan uang hasil penjualan tersebut secara utuh. 

Diduga ada unsur melakukan penipuan karna menjual mobil tanpa BPKB, dan diduga ada penggelapan uang hasil penjualan mobil yang tak kunjung diserahkan kepada pihak AS. 

Penipuan jual mobil tanpa BPKB umumnya dijerat dengan Pasal 378 KUHP (penipuan) dan bisa juga Pasal 492 UU No. 1/2023 (UU KUHP baru). 

Pasal 372 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang penggelapan diganti, Pasal 486 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kendaraan tersebut dijual kepada "AS tanpa kelengkapan administrasi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. 

Dugaan ini menimbulkan keresahan, mengingat yang bersangkutan merupakan tenaga kesehatan yang seharusnya menjunjung tinggi etika profesi dan kepercayaan masyarakat.

"Sebagai seorang profesi bidan, seharusnya mencerminkan prilaku yang baik, agar tidak mencederai citra profesi kebidanan, apalagi diduga sebagai salah satu pejabat di MBG." Ujarnya "TS salah satu warga karawang yang enggan di sebutkan namanya. 

"Saat kami mengunjungi tempat tinggalnya, yang bersangkutan DW bersikap arogan dan sempat mengacungkan gunting ketika kami menagih janjinya, itu prilaku yang tidak mencerminkan sikap yang baik sebagai seorang profesi bidan." ucap TS saat di konfirmasi awak media. 

Awak media mencoba konfirmasi ke tempat tinggal DW dan Klinik nya yang beralamat di babakan bogor Dawuan barat, persis berdampingan antara klinik, rumah, dan kantor MBG, tetapi DW tidak mau menemui untuk di konfirmasi. 

Sejumlah pihak menilai, apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka tindakan itu tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga dapat mencoreng nama baik profesi bidan serta lembaga yang terkait dengan jabatan DW. 

Masyarakat pun mendesak agar aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan klarifikasi serta penyelidikan secara transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, DW belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan mobil tanpa BPKB tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai dengan prinsip cover both sides.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, sekaligus menjadi pengingat pentingnya integritas dan kepatuhan hukum bagi setiap profesi, khususnya tenaga kesehatan yang menjadi panutan di tengah masyarakat.


(Red)

© Copyright 2022 - Media Intelijen