Mediaintelujen.id
Bekasi,13/062026
Warga Desa Sukamulya, tepatnya di Kampung Srengseng Kalicavang, lingkungan RT 03 RW 06 dan RT 04 RW 06, menyampaikan keluhan mendesak terkait kondisi saluran air atau kali yang kian memprihatinkan. Aliran air tersebut dinilai semakin menyempit dan dangkal karena tertimbun serta tersumbat oleh tumpukan sampah yang menumpuk dalam waktu cukup lama.
Akibat kondisi itu, dampak yang paling terasa adalah sering terjadinya banjir setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat. Air meluap dari dasar kali yang sudah tidak mampu menampung debit air, lalu masuk ke dalam area pemukiman warga dan juga lahan pertanian milik masyarakat setempat. Para petani menjadi pihak yang paling merasakan kerugian karena tanaman yang sedang tumbuh terendam air, sedangkan warga perkampungan harus terus waspada dan membersihkan genangan air yang masuk ke rumah mereka.
Warga berharap kondisi ini segera mendapatkan perhatian serta tindakan nyata dan serius dari dinas terkait di tingkat kabupaten, serta aparatur pemerintahan desa setempat. Mereka meminta agar segera dilakukan pekerjaan normalisasi kali, yaitu penggalian kembali agar kedalaman dan lebar aliran air kembali ke ukuran semula, sekaligus membersihkan seluruh tumpukan sampah dan lumpur yang menyumbat aliran.
“Kalau dibiarkan terus, bahayanya makin besar. Hujan sedikit saja air sudah meluap. Kami butuh solusi yang permanen, bukan hanya dibersihkan sebentar lalu kembali lagi seperti ini,” ujar salah satu warga.
Selain itu, warga juga berharap setelah saluran air kembali normal, akan ada pengawasan dan kesadaran bersama agar tidak ada lagi yang membuang sampah ke kali, sehingga manfaat pekerjaan normalisasi dapat terjaga dalam jangka panjang dan banjir tidak lagi melanda pemukiman serta lahan pertanian warga. "Pungkasnya.
( Saka Adi Wijaya )


Social Header