Breaking News

Korban Tunjuk Kuasa Hukum, Soroti Penanganan Kasus oleh Polsek Gunung Putri


Mediaintelijen.id

Bogor,17/02/2026

Rangkaian dugaan tindak pidana perusakan, intimidasi, hingga masuk paksa ke rumah warga di Perumahan Kota Wisata Cluster Florence, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kini memasuki babak baru. Korban resmi menunjuk kuasa hukum untuk mengawal proses hukum sekaligus mempertanyakan penanganan laporan oleh Polsek Gunung Putri.

Langkah ini diambil setelah beberapa laporan polisi dilayangkan sejak akhir Desember 2025 hingga Januari 2026, namun korban menilai belum ada perkembangan signifikan di lapangan. Padahal, peristiwa yang dilaporkan mencakup dugaan perusakan pagar dan tembok, penerobosan paksa ke pekarangan rumah, intimidasi terhadap penghuni, hingga perusakan kamera CCTV.

Dalam dokumen laporan yang diterima kepolisian, aksi tersebut disebut dilakukan berulang oleh sekelompok orang tak dikenal, bahkan terjadi meski aparat sempat datang ke lokasi. Kondisi ini membuat korban merasa tidak aman dan tertekan secara psikologis.

Kuasa hukum korban menyatakan akan mengawal proses penyelidikan secara ketat, memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional, serta membuka kemungkinan menempuh jalur hukum lebih lanjut apabila penanganan dinilai lambat atau tidak transparan.

“Kami meminta aparat bertindak tegas dan cepat. Negara harus hadir memberikan perlindungan. Jangan sampai korban merasa sendirian mencari keadilan,” tegas perwakilan kuasa hukum.

Selain itu, pihak korban juga berharap Polres Bogor turun tangan melakukan supervisi terhadap proses penanganan di tingkat sektor agar penyelidikan berjalan objektif dan memberikan kepastian hukum.

Warga sekitar pun ikut menyuarakan harapan agar aparat meningkatkan patroli dan pengamanan lingkungan. Mereka menilai kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi menyangkut rasa aman seluruh masyarakat.

Dengan adanya pendampingan hukum resmi, korban berharap proses hukum berjalan lebih transparan, akuntabel, dan memberi efek jera bagi pelaku. Masyarakat kini menunggu langkah konkret aparat untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi warga.

(Red)

© Copyright 2022 - Media Intelijen